SEKAR LAUT (SKLT) BERENCANA STOCK SPLIT DENGAN RASIO 1:10

SEKAR LAUT (SKLT) BERENCANA STOCK SPLIT DENGAN RASIO 1:10

SEKAR LAUT (SKLT) BERENCANA STOCK SPLIT DENGAN RASIO 1:10

SEKAR LAUT (SKLT) BERENCANA STOCK SPLIT DENGAN RASIO 1:10

SEKAR LAUT (SKLT) BERENCANA STOCK SPLIT DENGAN RASIO 1:10
SEKAR LAUT (SKLT) BERENCANA STOCK SPLIT DENGAN RASIO 1:10
SEKAR LAUT (SKLT) BERENCANA STOCK SPLIT DENGAN RASIO 1:10
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

SEKAR LAUT (SKLT) BERENCANA STOCK SPLIT DENGAN RASIO 1:10

IQPlus, (2/10) - PT Sekar Laut Tbk. (SKLT) berencana melakukan pemecahan saham atau stock split.

John Canfi Gozal dalam keterangan tertulisnya Jumat (27/9) menuturkan bahwa Rasio Pemecahan nilai nominal saham (Stock Split) adalah 1: 10 dengan nilai nominal lama Rp500 per saham menjadi nominal baru Rp50 per saham.

Adapun jumlah saham sebelum stock split semula sebanyak 690.740.500 lembar saham dan jumlah saham sesudah stock split akan menjadi 6.907.405.000 saham.

Lebih lanjut John memaparkan bahwa Direksi melihat bahwa saham Perseroan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan usahanya dan peningkatan laba bersih dari tahun ke tahun. Harga saham sebelumnya Rp500 per saham sekarang bergerak id kisaran Rp2.500 per saham.

"Oleh karena itu Direksi memandang perlu mengambil tindakan agar saham Perseroan lebih terjangkau kepada Masyarakat luas agar likuiditas saham bisa menjadi lebih baik,"tuturnya.

Sementara Adi Pratomo Aryanto Kepala Divisi Penilaian BEI dalam keterangan sebelumnya (13/9) mendukung rencana Perseroan untuk meningkatkan likuiditas saham Perseroan. Untuk itu, Bursa dapat mempertimbangkan Perseroan untuk melakukan stock split dengan rasio 1 : 10.

Bursa akan terus memantau pergerakan harga saham dan kondisi fundamental Perseroan sampai dengan Perseroan memperoleh persetujuan atas rencana perubahan nilai nominal dalam Rapat Umum Pemegang Saham.

Untuk melancarkan aksinya ini, SKLT akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat umum pemegang saham Luar Biasa yang akan digelar pada tanggal 9 November 2023. Jika disetujui maka pengumuman stock split dilakukan pada 16 November 2023, tanggal akhir saham dengan nominal lama di pasar reguler dan negosiasi pada 21 November 2023 serta perdagangan saham dengan nominal baru di pasar reguler dan negosiasi pada 22 November 2023 dan perdagangan saham di pasar tunai pada tanggal 24 November 2023. (end)