SIDO MUNCUL BERKOLABORASI DENGAN KEMENKOP BERKOMITMEN BANTU PARA PETANI HERBAL DAN UMKM

SIDO MUNCUL BERKOLABORASI DENGAN KEMENKOP BERKOMITMEN BANTU PARA PETANI HERBAL DAN UMKM

SIDO MUNCUL BERKOLABORASI DENGAN KEMENKOP BERKOMITMEN BANTU PARA PETANI HERBAL DAN UMKM

SIDO MUNCUL BERKOLABORASI DENGAN KEMENKOP BERKOMITMEN BANTU PARA PETANI HERBAL DAN UMKM

SIDO MUNCUL BERKOLABORASI DENGAN KEMENKOP BERKOMITMEN BANTU PARA PETANI HERBAL DAN UMKM
SIDO MUNCUL BERKOLABORASI DENGAN KEMENKOP BERKOMITMEN BANTU PARA PETANI HERBAL DAN UMKM
SIDO MUNCUL BERKOLABORASI DENGAN KEMENKOP BERKOMITMEN BANTU PARA PETANI HERBAL DAN UMKM
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

SIDO MUNCUL BERKOLABORASI DENGAN KEMENKOP BERKOMITMEN BANTU PARA PETANI HERBAL DAN UMKM

IQPlus, (10/8) - PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) bersama Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) berkomitmen untuk membantu para petani herbal, dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatangan memorandum of understanding beberapa waktu lalu.

"Kami menindaklanjuti MoU dengan PT Sido Muncul beberapa waktu lalu. Isi kerjasamanya, yakni melingkupi para petani penghasil rempah yang tergabung dalam koperasi akan menjadi bagian dari rantai pasok di industri jamu Sido Muncul." ujar Teten Masduki, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Indonesia

"Kami berdua dapat ide. Lagi pula, salah satu tujuan Pak Menteri ke Sido Muncul adalah bagaimana agar Sido Muncul dapat berpartisipasi membantu koperasi atau UKM," ungkap Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat tentang latar kerja sama pihaknya dengan Kemenkop UKM.

Irwan Hidayat menambahkan, dalam kerja sama tersebut, KemenkopUKM berperan sebagai koordinator, sedangkan Sido Muncul dalam hal memegang peran teknis produksi dari pengolahan bahan baku hingga pengemasan.

"Hasil riset dan penelitian rempah yang kami lakukan di Sido Muncul akan dibagikan kepada koperasi-koperasi petani untuk dimanfaatkan," ucap Irwan.

Lebih dari itu, para UMKM pelaku usaha makanan dan minuman (khususnya yang berbahan baku herbal/rempah) akan mendapatkan bantuan teknis produksi, hingga cara pengemasan, termasuk uji stabilitas produk yang dilakukan di laboratorium Sido Muncul.

Irwan berharap pengalaman Sido Muncul yang melakoni usaha herbal sejak 1951 ini bisa dijadikan sebagai referensi dalam kerja sama seperti ini. "Para pelaku UMKM juga bisa belajar langsung dalam hal proses produksi di Sido Muncul. Harapannya, kelas produk UMKM bisa meningkat, sehingga kepercayaan masyarakat juga ikut naik,"pungkas Irwan. (end)