SINERGI INTI ANDALAN (INET) OPTIMIS KINERJA TUMBUH PADA TAHUN 2024

SINERGI INTI ANDALAN (INET) OPTIMIS KINERJA TUMBUH PADA TAHUN 2024

SINERGI INTI ANDALAN (INET) OPTIMIS KINERJA TUMBUH PADA TAHUN 2024

SINERGI INTI ANDALAN (INET) OPTIMIS KINERJA TUMBUH PADA TAHUN 2024

SINERGI INTI ANDALAN (INET) OPTIMIS KINERJA TUMBUH PADA TAHUN 2024
SINERGI INTI ANDALAN (INET) OPTIMIS KINERJA TUMBUH PADA TAHUN 2024
SINERGI INTI ANDALAN (INET) OPTIMIS KINERJA TUMBUH PADA TAHUN 2024
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

SINERGI INTI ANDALAN (INET) OPTIMIS KINERJA TUMBUH PADA TAHUN 2024

IQPlus, (24/12) - PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) atau Sinergy Networks optimis dapat mencatat kinerja cemerlang pada tahun 2024. Jika berjalan lancar, pada tahun depan perseroan berharap dapat membukan pendapatan sebesar Rp40 miliar, atau meningkat sebesar 60% year on year (yoy).

Seiring dengan naiknya pendapatan, perseroan memproyeksikan laba (profit) tahun 2024, dapat tumbuh sebesar 110% (yoy) atau mencapai agka di kisaran Rp4 miliar. Untuk itu, perseroan juga telah mencanangkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp5 sampai Rp10 miliar pada tahun depan.

"Kami optimis (target) akan tercapai seiring dengan ekspansi yang akan dilakukan perseroan yakni pengembangan lini usaha dari Bersama Digital Data Center (BDDC) dan digital data center, serta konektivitas yang dilakukan anak usaha," kata Direktur Keuangan INET Bayu Satrio dalam Public Expose yang telah dilaksakan pada Jumat (23/12/2023).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur INET Erick Bermand Siregar membeberkan bahwa ada empat strategi yang dilakukan perseroan pada 2023. Diantaranya yaitu, meningkatkan kompetensi karyawan, kebijakan pricing dan pemberian diskon, memperkuat positioning sebagai penyedia jasa infrastruktur, serta menambah Point of Presence (PoP) untuk meningkatkan jangkauan ke pelanggan.

Menyangkut strategi dan ekspansi perseroan tersebut, perseron juga telah menggelontorkan dana sebesar Rp63,9 miliar hingga kuartal III 2023, dari total dana yang akan dikeluarkan sebesar Rp70 miliar.

"Capex tahun ini yang Rp70 miliar itu, memang jauh lebih besar di bandingkan dengan tahun depan. Karena capex tahun ini memang untuk pembangunan dan pengembangan jaringan infrastruktur anak usaha yaitu PT Pusat Fiber Indonesia (PFI). Ini semua kami lakukan salah satunya untuk memperluas dan menjaring pelanggan baru perseroan nantinya," katanya.

Sebagai catatan saja, INET telah mencatat kenaikan pendapatan yang sebesar 37,08% di kuartal III 2023, atau menjadi Rp19,77 miliar, dari periode serupa tahun sebelumnya yang sebesar Rp14,42 miliar.

Alhasil diperiode ini, INET mampu membukukan kenaikan laba sebesar 40,44% (yoy) menjadi Rp1,53 miliar. Total aset pun tercatat senilai Rp223,74 miliar pada kuartal III- 2023, atau meningkat dibandingkan senilai 72,983 miliar pada 31 Desember 2023. (end)