TAMBAH KEGIATAN USAHA, HEXA KLAIM TELAH MENYIAPKAN TENAGA AHLI

TAMBAH KEGIATAN USAHA, HEXA KLAIM TELAH MENYIAPKAN TENAGA AHLI

TAMBAH KEGIATAN USAHA, HEXA KLAIM TELAH MENYIAPKAN TENAGA AHLI

TAMBAH KEGIATAN USAHA, HEXA KLAIM TELAH MENYIAPKAN TENAGA AHLI

TAMBAH KEGIATAN USAHA, HEXA KLAIM TELAH MENYIAPKAN TENAGA AHLI
TAMBAH KEGIATAN USAHA, HEXA KLAIM TELAH MENYIAPKAN TENAGA AHLI
TAMBAH KEGIATAN USAHA, HEXA KLAIM TELAH MENYIAPKAN TENAGA AHLI
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

TAMBAH KEGIATAN USAHA, HEXA KLAIM TELAH MENYIAPKAN TENAGA AHLI

IQPlus, (18/8) - PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) berencana melakukan perubahan kegiatan usaha. Hal itu disampaikan Corporate Secretary HEXA, Listiana A. Kurniawati, dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip, Jumat (18/8/2023).

Sehubungan dengan rencana penambahan kegiatan usaha, kata Listiana, saat ini Perseroan telah mempersiapkan tenaga ahli yang dapat mendukung penambahan kegiatan usaha, dimana tenaga kerja dalam rencana penambahan kegiatan usaha berasal dari tenaga ahli yang telah bekerja pada Perseroan, sehingga tidak terdapat biaya yang akan dikeluarkan oleh Perseroan dalam perekrutan tenaga ahli.

Ia menjelaskan, saat ini salah satu kegiatan usaha Perseroan adalah melaksanakan aktivitas penjualan dan penyewaan alat berat yang merupakan penopang utama aktivitas operasional Perseroan. Perseroan sudah memulai perjalanan di lini bisnis ini sejak tahun 1988. Jenis produk alat berat yang dijual dan/atau disewakan oleh Perseroan meliputi ekskavator 6 (enam) ton ke atas, mini ekskavator, wheel loader dan articulated dump truck.

Namun tambah Listiani, sejalan dengan pertumbuhan industri alat berat di Indonesia sangat dipengaruhi oleh pertumbuhan industri sektor pertambangan, agro, kehutanan dan konstruksi atau infrastruktur pada kebutuhan pelanggan menjadi dasar pertimbangan Perseroan melakukan penambahan bidang usaha khususnya dalam penyewaan alat berat di berbagai macam sektor, agar Perseroan selalu siap dalam menghadapi berbagai tantangan persaingan usaha yang semakin ketat di masa sekarang ini, dan mampu meraih setiap peluang usaha baru di masa depan.

"Mengingat kegiatan usaha penyewaan alat berat di sektor pertambangan dan energi, konstruksi dan teknik sipil, pertanian, industri pengolahan memerlukan KBLI tersendiri dan belum dimiliki Perseroan saat ini, maka atas dasar tersebut Perseroan bermaksud untuk menambahkan kegiatan-kegiatan usaha jasa penyewaan." tuturnya.

Kedepannya, Perseroan akan terus mengembangkan usahanya, dan karenanya Perseroan berencana untuk melakukan penambahan kegiatan usaha di bidang sebagai berikut:

1. Penyewaan Alat Konstruksi Dengan Operator (Kode KBLI 2020: 43905);

2. Real Estat Yang Dimiliki Sendiri atau Disewa (Kode KBLI 2020: 68111);

3. Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi Mobil, Bus, Truk Dan Sejenisnya (Kode KBLI 2020: 77100);

4. Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi Mesin Dan Peralatan Industri Pengolahan (Kode KBLI 2020: 77391);

5. Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi Mesin Pertanian Dan Peralatannya (Kode KBLI 2020: 77392);

6. Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi Mesin Dan Peralatan Konstruksi Dan Teknik Sipil (Kode KBLI 2020: 77393);

7. Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Tanpa Hak Opsi Mesin Pertambangan dan Energi serta Peralatannya (Kode KBLI 2020: 77395).

"Dengan mengembangkan berbagai kapabilitas terbaru, Perseroan diharapkan dapat terus menjaga keberlanjutan usaha kepada seluruh pelanggan, pemegang saham dan stakeholder lainnya."pungkasnya. (end)