TELKOM JATENG-DIY PASTIKAN INFRASTRUKTUR VITAL AMAN DARI DAMPAK BANJIR

TELKOM JATENG-DIY PASTIKAN INFRASTRUKTUR VITAL AMAN DARI DAMPAK BANJIR

TELKOM JATENG-DIY PASTIKAN INFRASTRUKTUR VITAL AMAN DARI DAMPAK BANJIR

TELKOM JATENG-DIY PASTIKAN INFRASTRUKTUR VITAL AMAN DARI DAMPAK BANJIR

TELKOM JATENG-DIY PASTIKAN INFRASTRUKTUR VITAL AMAN DARI DAMPAK BANJIR
TELKOM JATENG-DIY PASTIKAN INFRASTRUKTUR VITAL AMAN DARI DAMPAK BANJIR
TELKOM JATENG-DIY PASTIKAN INFRASTRUKTUR VITAL AMAN DARI DAMPAK BANJIR
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

TELKOM JATENG-DIY PASTIKAN INFRASTRUKTUR VITAL AMAN DARI DAMPAK BANJIR

IQPlus, (3/4) - PT Telkom Indonesia Regional IV Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan seluruh infrastruktur vital di wilayah Pantai Utara Jateng aman dari dampak banjir sehingga tidak mempengaruhi pelayanan jika terjadi banjir, termasuk saat Lebaran 2024.

"Untuk infrastruktur yang vital-vital, strukturnya sudah naik di lantai dua. Jadi, mau di bawah banjir, tidak ada masalah," kata Executive Vice President (EVP) Telkom Regional IV Fera Pebrayenti di Semarang, Jawa Tengah, Selasa.

Menurut dia, langkah antisipatif sudah dilakukan terkait infrastruktur, seperti STO (Sentral Telepon Otomat), terutama yang ada di wilayah banjir, seperti STO Genuk Semarang.

Berdasarkan pengalaman banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut, kata dia, STO Genuk langsung ditinggikan dan perangkat vitalnya juga langsung diangkat untuk mengantisipasi banjir.

"Dari pengalaman, kayak STO Genuk kan sudah berulang. Otomatis dengan kajian lebih lanjut harus diangkat karena sudah terjadi (banjir). 'Action'-nya sudah beberapa tahun ke belakang," katanya.

Demikian pula, kata dia, STO-STO yang diidentifikasi berada di wilayah yang rawan banjir juga sudah dikondisikan dengan ditinggikan sehingga tidak lagi terpengaruh dengan banjir.

Pada banjir yang hampir merata di kawasan Pantura Jateng beberapa waktu lalu, seperti Kota Semarang, Demak, Kudus, Grobogan dan Pekalongan, Fera juga memastikan tidak ada masalah dengan infrastruktur vital. (end/ant)