TEMBUS PEMBIAYAAN LEBIH DARI Rp1,3 TRILIUN, BANK ALADIN SYARIAH BERI BANYAK TEROBOSAN

TEMBUS PEMBIAYAAN LEBIH DARI Rp1,3 TRILIUN, BANK ALADIN SYARIAH BERI BANYAK TEROBOSAN

TEMBUS PEMBIAYAAN LEBIH DARI Rp1,3 TRILIUN, BANK ALADIN SYARIAH BERI BANYAK TEROBOSAN

TEMBUS PEMBIAYAAN LEBIH DARI Rp1,3 TRILIUN, BANK ALADIN SYARIAH BERI BANYAK TEROBOSAN

TEMBUS PEMBIAYAAN LEBIH DARI Rp1,3 TRILIUN, BANK ALADIN SYARIAH BERI BANYAK TEROBOSAN
TEMBUS PEMBIAYAAN LEBIH DARI Rp1,3 TRILIUN, BANK ALADIN SYARIAH BERI BANYAK TEROBOSAN
TEMBUS PEMBIAYAAN LEBIH DARI Rp1,3 TRILIUN, BANK ALADIN SYARIAH BERI BANYAK TEROBOSAN
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

TEMBUS PEMBIAYAAN LEBIH DARI Rp1,3 TRILIUN, BANK ALADIN SYARIAH BERI BANYAK TEROBOSAN

IQPlus, (3/2) - PT Bank Aladin Syariah Tbk. (BANK) berhasil berlari kencang membukukan pembiayaan outstanding lebih dari Rp1,3 Triliun pada posisi akhir tahun 2022. Pembiayaan ini naik lebih dari 6 (enam) kali lipat dibandingkan dengan posisi pembiayaan di akhir kuartal II tahun 2022 sebesar Rp199 Miliar. Secara total disbursement, Bank telah menyalurkan pembiayaan lebih dari Rp3,5 Triliun dalam kurun waktu kurang dari setahun beroperasi.

Dyota Marsudi selaku Presiden Direktur Bank Aladin Syariah dalam siaran pers (3/2) mengatakan .Sepanjang tahun 2022 kemarin, Bank Aladin Syariah telah mencapai banyak milestone sebagai bank yang baru mulai beroperasi di tahun 2022. Tidak hanya meluncurkan mobile app sebagai awal langkah sebagai bank digital, bank juga terus fokus merealisasikan dan menjalankan eksekusi kemitraan dengan PT Sumber Alfaria Trijaya (.Alfamart.), termasuk dalam penyaluran pembiayaan yang mayoritas disalurkan kepada ekosistem Alfamart..

"Hal ini bisa terlihat kualitas pembiayaan Bank Aladin Syariah yang seluruhnya lancar. Non-Performing Financing (NPF) kami saat ini masih nol persen. Hal ini dikarenakan Bank berfokus melakukan penyaluran pembiayaan yang mayoritas disalurkan kepada ekosistem Alfamart dan para mitra kami sehingga risiko yang dihadapi oleh Bank menjadi sangat terukur," lanjut Dyota.

Di tahun 2023, Bank siap memberikan terobosan-terobosan baru sebagai bank digital yang mengedepankan prinsip Syariah di Indonesia. Bank akan terus melakukan kolaborasi bersama mitra strategis, baik dari sisi akuisisi maupun retensi nasabah.

"Tentunya, kami akan terus berkomitmen untuk memberikan solusi kepada nasabah dan masyarakat guna meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia melalui penyediaan produk dan fitur dengan mengedepankan prinsip syariah dan tata kelola yang baik, sesuai dengan prinsip kami yaitu Aladin do good, feel good serta menawarkan layanan perbankan yang memberikan peace of mind," tutup Dyota. (end)