TERKAIT VOLATILITAS SAHAMNYA, INI JAWABAN MANAJEMEN UNVR KE BEI

TERKAIT VOLATILITAS SAHAMNYA, INI JAWABAN MANAJEMEN UNVR KE BEI

TERKAIT VOLATILITAS SAHAMNYA, INI JAWABAN MANAJEMEN UNVR KE BEI

TERKAIT VOLATILITAS SAHAMNYA, INI JAWABAN MANAJEMEN UNVR KE BEI

TERKAIT VOLATILITAS SAHAMNYA, INI JAWABAN MANAJEMEN UNVR KE BEI
TERKAIT VOLATILITAS SAHAMNYA, INI JAWABAN MANAJEMEN UNVR KE BEI
TERKAIT VOLATILITAS SAHAMNYA, INI JAWABAN MANAJEMEN UNVR KE BEI
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

TERKAIT VOLATILITAS SAHAMNYA, INI JAWABAN MANAJEMEN UNVR KE BEI

IQPlus, (28/2) - PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) emiten Fast Moving Consumer Goods menjelaskan surat dari Bursa Efek Indonesia (BEI) nomor No. S-02145/BEI.PP2/02-2025 tanggal 26 Februari 2025 pada tanggal 26 Februari 2025 mengenai terjadinya volatilitas transaksi efek.

Padwestiana Kristanti Sekretaris Perusahaan dalam keterangan tertulisnya Jumat (28/2) menuturkan bahwa tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam POJK tersebut.

UNVR juga tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam peraturan tersebut.

Sepanjang pengetahuan kami, tidak ada informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.

UNVR tidak mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu sebagaimana diatur dalam POJK tersebut dan tidak memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat (3 bulan mendatang), termasuk rencana korporasi yang akan berakibat terhadap pencatatan saham Perseroan di Bursa. Namun, jika terkait rencana penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan, maka hal tersebut akan diumumkan lebih lanjut oleh Perseroan.

Padwestiana menambahkan berdasarkan informasi yang kami dapat selama ini, pemegang saham utama belum memiliki rencana untuk melakukan aksi korporasi yang terkait dengan kepemilikan sahamnya. Apabila kedepannya terdapat rencana pemegang saham utama terkait kepemilikan sahamnya di Perseroan, tentunya Perseroan akan melakukan keterbukaan atas informasi sesuai dengan peraturan yang berlaku. (end)