TREND PASAR MEMBAIK, INTILAND KEMBANGKAN KAWASAN KOMERSIAL AURORA DI SURABAYA

TREND PASAR MEMBAIK, INTILAND KEMBANGKAN KAWASAN KOMERSIAL AURORA DI SURABAYA

TREND PASAR MEMBAIK, INTILAND KEMBANGKAN KAWASAN KOMERSIAL AURORA DI SURABAYA

TREND PASAR MEMBAIK, INTILAND KEMBANGKAN KAWASAN KOMERSIAL AURORA DI SURABAYA

TREND PASAR MEMBAIK, INTILAND KEMBANGKAN KAWASAN KOMERSIAL AURORA DI SURABAYA
TREND PASAR MEMBAIK, INTILAND KEMBANGKAN KAWASAN KOMERSIAL AURORA DI SURABAYA
TREND PASAR MEMBAIK, INTILAND KEMBANGKAN KAWASAN KOMERSIAL AURORA DI SURABAYA
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

TREND PASAR MEMBAIK, INTILAND KEMBANGKAN KAWASAN KOMERSIAL AURORA DI SURABAYA

IQPlus, (5/3) - Tingginya permintaan produk properti komersial di Surabaya direspond PT Intiland Development Tbk dengan menghadirkan produknya yang terbaru, Aurora. Kawasan komersial yang berada di perumahan Graha Natura, Surabaya, dibangun terbatas hanya 50 unit dengan harga perdana mulai Rp 2,6 miliar.

Menurut Harto Laksono, Direktur Marketing PT Intiland Development Tbk wilayah Surabaya, trend kebutuhan akan produk properti komersial di Surabaya cenderung terus meningkat setiap tahunnya. Selain digunakan untuk membuka usaha baru, banyak juga konsumen yang ingin memperluas jaringan bisnisnya sehingga memerlukan lokasi Kawasan bisnis baru.

"Trednnya memang terus meningkat setiap tahunnya. Banyak konsumen yang membutuhkan Kawasan bisnis untuk membuka usahanya atau mengembangkan jaringan bisnisnya yang sudah ada sebelumnya," kata Harto Laksono, Jumat (4/3) saat meninjau lokasi pengembangan Aurora di Graha Natura, Surabaya.

Sebab itu, dia yakin, Aurora, kawasan komersial yang berkonsep Small Office Home Office (SOHO) akan mendapat respond sangat bagus dari konsumen. Apalagi lokasinya juga sangat strategis karena berada paling depan kawasan perumahan Graha Natura dan menghadap Jalan Raya.

Harto menjelaskan, Aurora dikembangkan diatas lahan seluas 1 hektar dan menjadi area komersial terpadu dengan akses jalan boulevard utama selebar 26 meter. Aurora dirancang sebagai area pusat komersial, perbelanjaan, dan rekreasi terbaru di kawasan Surabaya Barat.

Selain menyediakan fasilitas area parkir yang luas, Aurora dilengkapi banyak area terbuka berkonsep alfresco sehingga cocok untuk beragam jenis usaha, seperti coffee shop, restoran, perkantoran, maupun beragam jenis usaha lainnya.

Pengembangan Aurora menjadi langkah strategis Intiland memperkuat pasar properti komersial di Surabaya. Sebelumnya, pihaknya sukses meluncurkan beberapa produk properti komersial seperti SOHO 1-3 di Graha Natura maupun SOHO Tierra di kawasan Surabaya Barat.

Dikatakan, Aurora dikembangkan terbatas hanya 50 unit SOHO tiga lantai dengan dua tipe pilihan yakni Australis dan Borealis. Tipe Australis dapat difungsikan sebagai tempat bisnis dan hunian sekaligus yang memiliki dua akses berbeda.

Sedangkan tipe Borealis dirancang dengan fungsi lebih spesifik sebagai tempat bisnis. Tipe ini memiliki akses berbeda di lantai dasar dan lantai atas sehingga memungkinkan pemiliknya menjalankan tiga jenis bisnis berbeda di setiap lantai dengan fasilitas akses masing-masing.

"Kedua tipe SOHO ini kami rancang berbeda dengan SOHO pada umumnya. Tipe Australis dan Borealis, masing-masing punya keunggulan, sehingga konsumen bisa memilih tipe yang sesuai dengan kebutuhan bisnisnya," ujarnya.

Dia sangat yakin Aurora akan sukses. Selain memiliki captive market, area komersial ini akan menjadi tempat bisnis dan gaya hidup baru di kawasan Surabaya Barat. Potensi bisnis dan investasi Aurora, akan semakin baik seiring dengan perkembangan kawasan Graha Natura maupun Surabaya Barat.

Pada peluncuran perdana, pihaknya memasarkan Aurora dengan harga mulai Rp 2,6 miliar. Bahkan, pihaknya memberikan program promo menarik dimana DP bisa dicicil hingga 18 bulan. Pembangunan Aurora akan kami mulai pada triwulan ketiga tahun 2023.

"Serahteria unit akan kami lakukan pada Desember 2024. Kami targetkan Aurora akan mulai beroperasi pada triwulan pertama tahun 2025," kata Harto Laksono. (end/ahd)