WICAKSANA OVERSEAS (WICO) AKAN TERBITKAN 1,4 MILIAR SAHAM DALAM RIGHTS ISSUE

WICAKSANA OVERSEAS (WICO) AKAN TERBITKAN 1,4 MILIAR SAHAM DALAM RIGHTS ISSUE

WICAKSANA OVERSEAS (WICO) AKAN TERBITKAN 1,4 MILIAR SAHAM DALAM RIGHTS ISSUE

WICAKSANA OVERSEAS (WICO) AKAN TERBITKAN 1,4 MILIAR SAHAM DALAM RIGHTS ISSUE

WICAKSANA OVERSEAS (WICO) AKAN TERBITKAN 1,4 MILIAR SAHAM DALAM RIGHTS ISSUE
WICAKSANA OVERSEAS (WICO) AKAN TERBITKAN 1,4 MILIAR SAHAM DALAM RIGHTS ISSUE
WICAKSANA OVERSEAS (WICO) AKAN TERBITKAN 1,4 MILIAR SAHAM DALAM RIGHTS ISSUE
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

WICAKSANA OVERSEAS (WICO) AKAN TERBITKAN 1,4 MILIAR SAHAM DALAM RIGHTS ISSUE

IQPlus, (7/7) - PT Wicaksana Overseas International Tbk (WICO) akan melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD I ) atau rights issue.

Manajemen WICO dalam prospektus ringkasnya (4/7) menyampaikan bahwa WICO akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 1.400.000.000 saham seri B dengan nilai nominal Rp100 per saham, dimana setiap pemilik 450.721 saham lama Perseroan akan memperoleh 453.538.

Setiap 1 HMETD dapat digunakan untuk membeli 1 saham dengan membayar harga pelaksanaan sebesar Rp100 per saham yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan Formulir Pemesanan Pembelian Saham (FPPS). Dengan asumsi seluruh HMETD dilaksanakan untuk membeli saham, maka Perseroan akan memperoleh dana sebanyak-banyaknya sebesar Rp140 miliar.

Saham yang akan diterbitkan dalam rangka pelaksanaan PMHMETD I ini merupakan saham baru yang akan dikeluarkan dari portepel serta akan dicatatkan di BEI dengan memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku dan pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya dalam aksi korporasi ini akan mengalami dilusi sebesar maksimum 50,16%.

DKSH Holding AG (DKSH) selaku Pemegang Saham Utama Perseroan yang mewakili 67,99% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan akan memperoleh 951.863.046 sesuai dengan porsi kepemilikan sahamnya.

Pemegang saham lain Djajadi Djaja, yang mewakili 25,17% saham, juga telah menyatakan kesanggupannya untuk melaksanakan seluruh haknya dalam rights issue WICO.

WICO berencana untuk menggunakan dana yang diperoleh dari rights issu ini setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan dipergunakan sebesar Rp75 miliar untuk melakukan modal kerja dalam rangka pembayaran utang usaha kepada supplier dan sisanya akan dipergunakan untuk modal kerja antara lain untuk biaya operasional Perseroan.

Aksi korporasi ini telah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada tanggal 27 April 2023 dan periode Perdagangan dan pelaksanaan pada tanggal 14 . 21 Juli 2023 serta tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 14 Juli 2023. (end)