WIJAYA CAHAYA TIMBER (FWCT) CATATKAN SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA HARI INI

WIJAYA CAHAYA TIMBER (FWCT) CATATKAN SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA HARI INI

WIJAYA CAHAYA TIMBER (FWCT) CATATKAN SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA HARI INI

WIJAYA CAHAYA TIMBER (FWCT) CATATKAN SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA HARI INI

WIJAYA CAHAYA TIMBER (FWCT) CATATKAN SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA HARI INI
WIJAYA CAHAYA TIMBER (FWCT) CATATKAN SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA HARI INI
WIJAYA CAHAYA TIMBER (FWCT) CATATKAN SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA HARI INI
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

WIJAYA CAHAYA TIMBER (FWCT) CATATKAN SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA HARI INI

IQPlus, (1/2) - PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (Perseroan.) bergerak dibidang industri Kayu Lapis, resmi mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham "FWCT".

Perseroan melakukan Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO) dengan melepas 375.000.000 saham atau setara dengan 20 % (dua puluh persen) dari total modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga saham perdana Rp118,-.

Direktur Utama FWCT Budi Tjahjadi dalam siaran pers (1/2) menyebutkan Dana yang berhasil dihimpun Perseroan sebesar Rp44.250.000.000. Berdasarkan hasil penawaran umum dari tanggal 26 Januari - 30 Januari 2023, saham FWCT mengalami oversubscribed 344,09 kali dari penawaran pooling.

Perseroan menunjuk PT Lotus Andalan Sekuritas Indonesia selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek dalam IPO ini. Budi Tjahjadi, selaku Direktur Utama Perseroan menjelaskan, "Langkah Perseroan berani melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui IPO adalah bagian dari strategi untuk meningkatkan ekspansi usaha, kapasitas pendanaan, tata kelola dan prinsip keterbukaan Perseroan lebih baik sebagai Perusahaan Publik.

Per 31 Juli 2022, Perseroan telah membukukan penjualan Rp 508,29 miliar dengan laba bersih Rp 25,18 miliar, dimana hal tersebut menjadi salah satu faktor membawa Perseroan yakin dan optimis dalam proses IPO.

Dana yang diproleh dari hasil IPO, 79% akan digunakan untuk belanja modal berupa pembelian mesinmesin produksi utama, sekitar 16% digunakan untuk belanja modal berupa pembelian mesin-mesin produksi pendukung dan sisanya akan digunakan untuk modal kerja guna mendukung operasional Perseroan.

Didukung oleh tim manajemen yang solid dan seluruh karyawan yang berkualitas, Perseroan berkomitmen untuk memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan melalui kegiatan usaha yang dijalankan. (end)