WIKA DAN BUKIT ASAM PERCEPAT PEMULIHAN EKONOMI LEWAT BAZAR UMKM

WIKA DAN BUKIT ASAM PERCEPAT PEMULIHAN EKONOMI LEWAT BAZAR UMKM

WIKA DAN BUKIT ASAM PERCEPAT PEMULIHAN EKONOMI LEWAT BAZAR UMKM

WIKA DAN BUKIT ASAM PERCEPAT PEMULIHAN EKONOMI LEWAT BAZAR UMKM

WIKA DAN BUKIT ASAM PERCEPAT PEMULIHAN EKONOMI LEWAT BAZAR UMKM
WIKA DAN BUKIT ASAM PERCEPAT PEMULIHAN EKONOMI LEWAT BAZAR UMKM
WIKA DAN BUKIT ASAM PERCEPAT PEMULIHAN EKONOMI LEWAT BAZAR UMKM
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

WIKA DAN BUKIT ASAM PERCEPAT PEMULIHAN EKONOMI LEWAT BAZAR UMKM

IQPlus, (10/3) - PT Wijaya Karya (Pesero) Tbk bersama PT Bukit Asam Tbk mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional dengan terlibat dalam kegiatan Bazar UMKM BUMN Untuk Indonesia di Gedung Sarinah, Jakarta.

"Wika punya komitmen yang kuat untuk memastikan usaha dari mitra binaan Wika secara konsisten mengalami pertumbuhan melalui program bimbingan dan perluasan jangkauan pasar," kata Direktur Quality, Health, Safety and Environment (QHSE) Wika, Ayu Widya Kiswari dalam pembukaan Bazar UMKM BUMN untuk Indonesia, di Jakarta, Kamis.

Ayu menyampaikan keterlibatan Wika pada bazar UMKM BUMN edisi ketiga tersebut sekaligus menunjukan komitmen Wika dalam pemberdayaan UMK yang tergabung sebagai mitra binaan Wika.

"Produk-produk yang kami tampilkan di sini merupakan produk unggulan yang kami percaya akan menjadi daya tarik dan peluang besar secara komersil di pasarnya masing-masing," ujarnya.

Senada, Direktur SDM PT Bukit Asam, Suherman bazar merupakan perwujudan pihakny dalam melakukan pembinaan UMKM yang telah dibina dari hulu ke hilir. UMKM yang diboyong dalam kegiatan yang berlangsung selama 9-12 Maret 2023 tersebut berasal dari 4 Rumah BUMN yaitu Rumah BUMN Muara Enim, Rumah BUMN Banyuasin, Rumah BUMN Sawahlunto, dan Rumah BUMN Bandarjaya.

"Kami berharap dengan adanya kegiatan Bazar UMKM yang diselenggarakan ini dapat membuat para UMKM Menjadi naik Kelas. Baik dari sisi penambahan omset maupun dari bertambah nya jumlah tenaga kerja. Sehingga produknya bisa dikenal di tingkat nasional maupun mancanegara," ucap Suherman. (end/ant)