WIKA GEDUNG TARGETKAN KONTRAK BARU Rp7,1 TRILIUN DI TAHUN 2022

WIKA GEDUNG TARGETKAN KONTRAK BARU Rp7,1 TRILIUN DI TAHUN 2022

WIKA GEDUNG TARGETKAN KONTRAK BARU Rp7,1 TRILIUN DI TAHUN 2022

WIKA GEDUNG TARGETKAN KONTRAK BARU Rp7,1 TRILIUN DI TAHUN 2022

WIKA GEDUNG TARGETKAN KONTRAK BARU Rp7,1 TRILIUN DI TAHUN 2022
WIKA GEDUNG TARGETKAN KONTRAK BARU Rp7,1 TRILIUN DI TAHUN 2022
WIKA GEDUNG TARGETKAN KONTRAK BARU Rp7,1 TRILIUN DI TAHUN 2022
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

WIKA GEDUNG TARGETKAN KONTRAK BARU Rp7,1 TRILIUN DI TAHUN 2022

IQPlus, (20/4) - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) menargetkan pada 2022 akan memperoleh Kontrak Dihadapi (Order Book) sebesar Rp16,16 Triliun. Target Kontrak Dihadapi tersebut terdiri dari target Kontrak Baru (New Contract) Rp7,10 Triliun dan Carry Over Tahun 2022 sebesar Rp9,06 Triliun.

Komposisi perolehan Target Kontrak Baru 2022 rencananya berasal dari Pemerintah 53,62%, BUMN sebesar 32,58%, dan Swasta 13,79%. "Komposisi proyek-proyek tersebut merupakan target minimal WEGE sebesar Rp 7,1 Triliun yang merupakan target utama yang akan dicapai tahun ini, selain itu WEGE juga memitigasi dengan menyasar kontrak baru cadangan,"kata Syailendra Ogan, Direktur Keuangan, Human Capital dan Manajemen Risiko WEGE.

Sementara, capaian Kontrak Baru WEGE hingga Maret 2020 mencapai Rp2,64 triliun. Capaian kontrak baru yang telah diperoleh tersebut antara lain: Pembangunan Gedung Fasilitas Pengembangan Produk PT Bio Farma, Revitalisasi Bandara halim, Pembangunan Bandara Kediri Phase 2, dan Pembangunan Ruko Pracecatk Kota Podomoro Tenjo. Capaian Kontrak Baru tersebut menunjukkan komposisi pasar BUMN 30,57% dan swasta 69,42%.

"Bagi WEGE, kondisi pandemi ini, tidak membuat pesemis, namun menjadi tantangan dan peluang besar bagi perusahaan ke depan. Banyak pembelajaran yang di peroleh untuk menghasilkan inovasi demi kemajuan perusahaan sesuai dengan tema Presidensi G20 Indonesia 2022 Recaver Together, Recover Stronger." Jelas Direktur QHSE dan Pemasaran WEGE Yulianto.

Sementara target Pendapatan Total (termasuk Pendapatan Joint Operation /JO) 2022 sebesar Rp5,87 Triliun naik 52,88% dari RKAP 2021 sebesar Rp3,84 Triliun, dan target Laba Bersih mencapai Rp319,65 Miliar atau 37,98% naik dari RKAP 2021 sebesar Rp231,67 Miliar. Untuk pengembangan bisnis di tahun 2022, perusahaan menggelontorkan Belanja Modal (Capital Expenditure) sebesar Rp315,50 Miliar, yang diperuntukkan untuk Capital Employed sebesar Rp300 Miliar, dan Investasi sebesar Rp15,50 Miliar.

"WEGE berharap dan bekerja keras agar target perusahaan 2022 dapat tercapai karena perusahaan memiliki pasar yang jelas dan independen dengan dukungan fundamental perusahaan yang sehat,"tegas Ogan.

"Selain itu, kelangsungan bisnis perusahaan di tahun 2022 tetap dapat berjalan dengan baik karena WEGE memiliki proyek-proyek Carry Over sebesar Rp10,18 Triliun yang dapat kami kerjakan di tahun ini,"tambahnya.

Di tengah pemulihan perekonomian dunia dan pandemi Covid19, WEGE optimis kondisi perekonomian Indonesia di tahun 2022 akan lebih kuat, Bank Indonesia (BI) memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2022 akan mencapai 4,7-5,5%, didorong oleh berlanjutnya perbaikan ekonomi global yang berdampak pada kinerja ekspor yang tetap kuat, serta meningkatnya permintaan domestik dari kenaikan konsumsi dan investasi. Hal ini didukung vaksinasi, pembukaan sektor ekonomi, dan stimulus kebijakan. Artinya, kondisi tersebut akan mendorong pertumbuhan bisnis infrastruktur dan properti yang nantinya berdampak pada peningkatan kinerja perseroan.

Menurut Direktur Operasi 1 WEGE Bagus Tri Setyana, untuk menghadapi kondisi ekonomi dan bisnis di tahun 2022, WEGE menerapkan berbagai strategi, baik pada tingkatan operasional, pemasaran, pengembangan dan strategi keuangan. Beberapa strategi tersebut antara lain; world class standard di bidang implementasi QSHE, Fokus pada Quality & Safety, Transformasi digital pada semua fungsi, selektif dalam pemilihan pelanggan/partner, Pengembangan usaha backward (Modular dan precast building) serta pengembangan bisnis konsesi yang memiliki captive market. (end)