WISMILAK INTI MAKMUR SIAPKAN DANA Rp36 MILIAR UNTUK BUYBACK SAHAM

WISMILAK INTI MAKMUR SIAPKAN DANA Rp36 MILIAR UNTUK BUYBACK SAHAM

WISMILAK INTI MAKMUR SIAPKAN DANA Rp36 MILIAR UNTUK BUYBACK SAHAM

WISMILAK INTI MAKMUR SIAPKAN DANA Rp36 MILIAR UNTUK BUYBACK SAHAM

WISMILAK INTI MAKMUR SIAPKAN DANA Rp36 MILIAR UNTUK BUYBACK SAHAM
WISMILAK INTI MAKMUR SIAPKAN DANA Rp36 MILIAR UNTUK BUYBACK SAHAM
WISMILAK INTI MAKMUR SIAPKAN DANA Rp36 MILIAR UNTUK BUYBACK SAHAM
You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

WISMILAK INTI MAKMUR SIAPKAN DANA Rp36 MILIAR UNTUK BUYBACK SAHAM

IQPlus, (29/7) - PT Wismilak Inti Makmur Tbk. (WIIM) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham perseroan yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam kondisi Pasar yang Berfluktuasi secara Signifikan.

Dalam keterangan tertulinya Surjanto Yasaputera Corporate Secretary WIIM Jumat (29/7) menuturkan bahwa WIIM merencanakan untuk melakukan pembelian kembali saham Perseroan yang telah dikeluarkan dan tercatat di BEl dengan jumlah maksimum sebesar Rp36 miliar dan akan dilaksanakan secara bertahap selama periode 3 bulan terhitung sejak tanggal 1 Agustus 2022 - 31 Oktober 2022.

Berdasakan regulasi OJK No. 3/2020, jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari jumlah modal disetor, serta dengan ketentuan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% dari modal disetor selanjutnya Pelaksanaan Rencana buyback Saham juga akan dilaksanakan berdasarkan pertimbangan dari Direksi Perseroan.

Pelaksanaan buyback akan menggunakan dana yang telah dicadangkan tersendiri, sehingga tidak akan mempengaruhi pendapatan Perseroan. Pembelian Kembali Saham diperkirakan mempunyai dampak minima lterhadap biaya pembiayaan . Adapun biaya terkait Pembelian Kembali mencakup komisi pedagang perantara serta biaya lainnya.

Dalam keterangannya Suryanto memaparkan, berkenaan dengan transaksi tersebut, maka dampak terhadap biaya operasional Perseroan tidak akan material, sehingga laba rugi diperkirakan masih sejalan dengan target . Selain itu pengalihan aset berupa kas menjadi Treasury Stock tidak akan mempengaruhi pendapatan Perseroan.

WIIM berkeyakinan bahwa pelaksanaan buyback tidak akan memberikan dampak negatif terhadap kegiatan usaha, mengingat Perseroan memiliki modal kerja dan arus kas yang memadai untuk membiayai kegiatan Perseroan.

Suryanto menambahkan "Pelaksanaan buyback dilakukan melalui perdagangan di Bursa Efek Indonesia dan akan dilakukan di harga yang dianggap baik dan wajar oleh Perseroan dengan memperhatikan peraturan yang berlaku,"pungkasnya. (end)